6 Fakta Vaksin Moderna Yang Perlu Diketahui.

Vaksin Moderna menggunakan teknologi mRNA telah mendapatkan lisensi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk Izin Penggunaan Darurat (EUA) dan dapat digunakan untuk memerangi virus Covid-19 di Indonesia.

Diberitakan dari laman Covid19.go.id bahwa penerbitan lisensi ini menambah daftar vaksin yang sudah disediakan oleh EUA di Indonesia, yaitu CoronaVac yang diproduksi oleh Sinovac Life Science China, dan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Bio Farma menggunakan massal dari Sinovac dan dari fasilitas Covax Vaksin AstraZeneca dan vaksin obat nasional yang diproduksi oleh Institut Produk Biologi Beijing.

Berikut fakta-fakta tentang vaksin Moderna:

1. Vaksin platform mRNA pertama di Indonesia disetujui

Penny Lukito, Kepala BPOM, dalam situs Tempo, Jumat, 2 Juli 2021 mengatakan: "Vaksin modern adalah vaksin pertama yang mendapat izin darurat BPOM untuk menggunakan platform mRNA. Umumnya, penggunaan vaksin Covid-19 lainnya. telah melemah atau bahkan telah dilemahkan. , vaksin MRNA mengandung materi genetik yang dirancang menyerupai virus tertentu.

2. Standar penyimpanan

Moderna merupakan vaksin berbasis mRNA yang membutuhkan teknologi penyimpanan yang berbeda dengan vaksin dengan platform virus yang tidak aktif. Vaksin ini membutuhkan suhu -20 derajat Celcius. Hal ini membuat vaksin Moderna didistribusikan dalam wadah khusus untuk menjaga kualitas vaksin.

3. Kemanjuran vaksin

Menurut uji klinis Fase 3 yang dilaporkan di laman Covid19.go.id, efikasi vaksin Moderna dalam mencegah Covid-19 pada orang berusia 18 hingga 65 tahun adalah 94,1% dan 86,4% pada orang berusia 65 tahun ke atas.

4. Digunakan untuk usia 18 tahun ke atas

Vaksin Moderna hanya dapat digunakan untuk  usia 18 tahun ke atas. Vaksin modern belum bisa digunakan pada anak-anak karena masih dalam uji klinis. Namun, untuk orang tua, hal ini bisa dilakukan, ujarnya.

5. Efek samping vaksinasi

Menurut uji BPOM, efek samping vaksin Moderna masih dalam kisaran yang diperbolehkan, sehingga dapat digunakan dengan aman. Efek samping dari penggunaan vaksin Moderna antara lain nyeri otot dan sendi, nyeri di tempat suntikan, sakit kepala dan kelelahan.

Efek samping ini biasanya terjadi setelah vaksinasi tahap kedua, dimana distribusi penerima vaksin hampir merata antara usia 65 tahun ke atas. Penny melanjutkan, tingkat keparahannya dibagi menjadi tingkat pertama dan kedua.

6. Aman untuk penderita penyakit bawaan

Pengujian vaksin ini menunjukkan hasil yang sama pada orang dengan penyakit penyerta.Vaksin moderna dapat digunakan untuk orang dengan penyakit bawaan seperti penyakit jantung, diabetes, penyakit paru-paru kronis, obesitas berat, penyakit hati, dan HIV.

Baik vaksin mRNA maupun non-mRNA dapat membentuk kekebalan terhadap virus Covid-19. Vaksin Moderna akan masuk ke Indonesia melalui jalur global vaksin Covid-19 atau program COVAX.

0/Post a Comment/Comments